Varises biasanya diidentifikasi dari perubahan warna kulit kaki menjadi kehitaman, yang seringkali disalahartikan sebagai gejala diabetes. Menurut dr. Yuliardy, bercak hitam di kaki sebenarnya disebabkan oleh inflamasi dan hemosiderin staining, akibat zat besi dari darah yang keluar ke kulit. Oleh karena itu, jika terdapat bercak hitam di kaki, varises sebaiknya menjadi dugaan utama daripada diabetes.
Wanita memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami varises, terutama karena faktor hormonal. Perubahan hormon estrogen dan progesteron, seperti saat menjelang menstruasi atau selama kehamilan, dapat memicu pembentukan pembuluh darah baru. Tekanan dalam perut yang meningkat selama kehamilan juga dapat menghambat aliran darah dari kaki ke jantung, yang menyebabkan kaki menjadi bengkak. Selain itu, penggunaan sepatu hak tinggi juga diidentifikasi sebagai faktor risiko varises. Saat menggunakan high heels, otot kaki tidak dapat bekerja secara optimal untuk mengalirkan darah kembali ke jantung. Oleh karena itu, disarankan untuk memilih sepatu dengan hak yang tidak lebih dari tiga sentimeter atau sepatu flat yang memungkinkan gerakan kaki penuh.


