More

    Mardiono Siap Maju Caketum PPP di Muktamar: Dukung 33 DPW

    Nama Mardiono kembali menguat di bursa calon ketua umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) setelah mendapat dukungan dari 33 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW). Dukungan itu ia sambut dengan nada penuh apresiasi, seraya menegaskan bahwa kepercayaan tersebut bukan sekadar simbol politik, melainkan amanah untuk menjaga arah perjuangan partai ke depan.

    Dukungan 33 DPW Jadi Modal Politik Mardiono

    Dalam deklarasi terbarunya, Mardiono menyampaikan terima kasih kepada para ketua wilayah dan kader PPP di seluruh Indonesia yang telah memberi mandat kepadanya. Ia menilai dukungan itu menunjukkan adanya harapan besar agar PPP bisa kembali solid dan memiliki daya tawar yang lebih kuat dalam lima tahun mendatang.

    Mardiono menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan keberlangsungan PPP, termasuk target mengembalikan kursi partai di parlemen pada Pemilu 2029. Menurutnya, tujuan itu tidak bisa dicapai hanya dengan satu figur, melainkan membutuhkan kerja bersama seluruh elemen partai.

    PPP Harus Kompak Menyongsong 2029

    Ia menekankan pentingnya kebersamaan dan kolaborasi antarkader sebagai fondasi utama jika PPP ingin bangkit. Dalam pandangannya, dukungan politik yang sudah terkumpul harus diterjemahkan menjadi kerja organisasi yang rapi, disiplin, dan konsisten hingga menghadapi pemilu berikutnya.

    Mardiono juga menyinggung penolakan terhadap calon dari luar partai. Ia menyatakan PPP memang partai yang terbuka, tetapi tetap memiliki aturan yang wajib dipatuhi semua pihak. Baginya, kepatuhan terhadap aturan partai bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari konstitusi yang harus dijaga bersama.

    Menjaga Aturan Partai, Menjaga Arah Perjuangan

    Di tengah dinamika internal yang kerap mewarnai partai politik, Mardiono menempatkan disiplin organisasi sebagai syarat utama untuk melangkah maju. Ia menyatakan akan terus mengabdikan diri dan bekerja sekuat tenaga bersama seluruh kader demi memajukan PPP.

    “PPP harus tetap berjalan dalam koridor aturan yang disepakati,” demikian garis besar sikap yang ia sampaikan, sambil menegaskan bahwa perjuangan partai tidak boleh lepas dari landasan konstitusi internal. Bagi Mardiono, dukungan 33 DPW bukan akhir dari proses, melainkan awal dari pertarungan yang lebih besar menuju Pemilu 2029.

    Berita Terbaru

    Related articles