More

    Vertigo Kambuh, Gregoria Mariska Mundur dari China Masters dan Korea Open 2025

    Gregoria Mariska Tunjung harus menunda langkahnya di dua turnamen penting Asia karena kondisi kesehatannya belum memungkinkan. Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia itu resmi mundur dari China Masters 2025 dan Korea Open 2025 setelah vertigo yang sempat mereda kembali kambuh.

    Vertigo kambuh saat sudah tiba di Shenzhen

    Gregoria sejatinya sudah berada di Shenzhen, China, untuk mengikuti China Masters 2025. Namun, setibanya di sana, kondisi vertigo yang ia alami kembali muncul. Situasi itu membuatnya tidak bisa melanjutkan persiapan seperti biasa dan harus menjalani istirahat lebih dulu. Setelah mempertimbangkan kondisi fisiknya yang belum stabil, keputusan pun diambil untuk menarik Gregoria dari dua agenda sekaligus, yakni China Masters 2025 di Shenzhen dan Korea Open 2025 di Suwon, Korea Selatan.

    Keputusan diambil demi pemulihan

    Keputusan mundur ini disampaikan oleh Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pelatnas PBSI, Eng Hian, dalam rilis resmi PBSI. Menurutnya, kondisi Gregoria memang belum cukup aman untuk dipaksakan tampil di level kompetisi internasional. Langkah tersebut diambil agar sang pemain bisa fokus memulihkan diri dan tidak memperburuk keadaan. Gregoria, yang merupakan peraih medali perunggu Olimpiade Paris 2024, diharapkan bisa segera kembali dalam kondisi terbaik setelah masa pemulihan ini.

    Agenda tertunda, fokus beralih ke kesehatan

    Bagi Gregoria, absennya di China Masters dan Korea Open 2025 tentu menjadi kabar yang mengecewakan, terlebih kedua turnamen itu berada dalam kalender penting bulu tangkis dunia. Meski begitu, pemulihan tetap menjadi prioritas utama. PBSI tampaknya memilih langkah hati-hati agar Gregoria tidak dipaksa kembali terlalu cepat saat tubuhnya belum benar-benar siap bertanding.

    Berita Terbaru

    Related articles