More

    Aletra: Komitmen Bangun Otomotif Indonesia Lewat Perakitan Kendaraan Listrik

    Pasar mobil listrik Indonesia tak lagi sekadar soal siapa yang paling cepat meluncurkan produk. Kini, pertanyaannya bergeser ke siapa yang benar-benar mau tinggal lebih lama dan membangun ekosistem di dalam negeri. Di titik itu, PT Aletra Mobil Nusantara (AMN) mencoba mengambil posisi yang berbeda. Sejak tampil di Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) pada November 2024 hingga mulai masuk jalur produksi lokal pada Mei 2025, Aletra menunjukkan bahwa kehadirannya bukan cuma untuk jualan, melainkan juga menancapkan basis industri di Indonesia.

    Produksi lokal lewat skema CKD di Purwakarta

    AMN mengumumkan bahwa Aletra L8 kini dirakit secara lokal dengan skema Completely Knocked Down (CKD) di fasilitas PT Handal Indonesia Motor di Purwakarta, Jawa Barat. Langkah ini menjadi sinyal penting bahwa Aletra mulai serius membangun pijakan produksi di pasar Indonesia, bukan hanya mengandalkan unit impor.

    CEO AMN, Andre Jodjana, menegaskan bahwa perakitan lokal adalah bagian dari strategi jangka panjang untuk membangun ekosistem mobilitas masa depan bagi masyarakat Indonesia. Menurutnya, keputusan memproduksi kendaraan di dalam negeri juga membuka ruang agar Aletra lebih dekat dengan kebutuhan pengguna, mulai dari karakter jalan, iklim tropis, hingga preferensi konsumen lokal.

    Disesuaikan untuk kebutuhan konsumen Indonesia

    Selain dirakit di dalam negeri, Aletra L8 juga mengalami penyesuaian agar sesuai dengan regulasi dan kebutuhan pasar Indonesia. Salah satu perubahan penting adalah konversi dari setir kiri menjadi setir kanan. Perusahaan juga menyempurnakan sejumlah fitur agar kendaraan ini lebih cocok digunakan dalam kondisi sehari-hari di Indonesia.

    Aletra menekankan bahwa kualitas tetap menjadi prioritas dalam proses produksi. Karena itu, perusahaan mengandalkan tenaga kerja yang terampil dan profesional untuk memastikan setiap tahap perakitan berjalan sesuai standar. Unit hasil produksi lokal Aletra L8 pun mulai dikirim ke konsumen yang sudah melakukan pemesanan lebih awal, setelah sebelumnya turut dipamerkan di GIIAS 2025.

    Bangun layanan purna jual lewat diler 3S

    Di luar urusan produksi, Aletra juga memperkuat layanan dengan membuka diler resmi berkonsep 3S, yaitu Sales, Service, dan Spare Part. Kehadiran jaringan ini penting untuk memberi rasa aman kepada konsumen, karena pembelian mobil listrik tak hanya bergantung pada unit yang tersedia, tetapi juga pada kemudahan servis dan kepastian suku cadang.

    Hingga kini, Aletra telah mengoperasikan diler di beberapa lokasi dan masih menyiapkan ekspansi ke kota-kota lain sepanjang 2025. Rangkaian langkah ini memperlihatkan bahwa Aletra tidak sekadar ingin hadir di etalase pameran otomotif, tetapi membangun fondasi bisnis yang lebih utuh di Indonesia, dari perakitan hingga layanan setelah pembelian.

    Berita Terbaru

    Related articles