More

    Anthony Ginting Menang Telak Lawan Toma Junior Popov di BWF World Championships 2025

    Anthony Ginting Menatap Ulangan Pahit Lawan Toma Junior Popov di BWF World Championships 2025

    Anthony Sinisuka Ginting datang ke BWF World Championships 2025 dengan beban sekaligus peluang. Di Paris, tunggal putra Indonesia itu langsung berhadapan dengan Toma Junior Popov pada babak pertama, lawan yang punya catatan tak asing bagi Ginting karena pernah menghentikannya di Olimpiade Paris 2024. Situasi ini membuat duel pembuka terasa lebih dari sekadar pertandingan biasa: ada ruang untuk pembuktian, tetapi juga tuntutan agar Ginting tidak terseret emosi masa lalu.

    Latihan di Adidas Arena Jadi Awal Penentu

    Persiapan tim bulu tangkis Indonesia sudah dimulai di Adidas Arena sejak Sabtu malam. Bagi Ginting, sesi latihan awal itu bukan hanya soal adaptasi lapangan, melainkan juga soal membangun ritme dan menjaga fokus sebelum turnamen besar benar-benar dimulai. Ia memilih pendekatan yang tenang, tanpa memperbesar bayang-bayang hasil pertemuan sebelumnya. Di ajang sebesar Kejuaraan Dunia, kesiapan mental sering kali sama pentingnya dengan kondisi fisik.

    Popov Bukan Lawan Baru di Panggung Besar

    Toma Junior Popov jelas bukan nama yang asing bagi Ginting. Pertemuan mereka di Olimpiade Paris 2024 masih menjadi referensi kuat, terutama karena hasilnya tidak berpihak kepada wakil Indonesia tersebut. Namun, justru di titik itulah laga ini menjadi menarik. Ginting tidak sedang mencari drama balas dendam, melainkan kesempatan untuk menunjukkan bahwa satu hasil buruk tidak harus menentukan arah langkah berikutnya. Di level Kejuaraan Dunia, ketenangan sering kali menjadi senjata yang paling mahal.

    Fokus pada permainan sendiri

    Alih-alih terjebak pada kenangan lama, Ginting tampak ingin mengunci perhatiannya pada hal yang lebih sederhana: bermain sesuai rencana sejak awal, menjaga tempo, dan memanfaatkan setiap peluang yang muncul. Pendekatan seperti ini penting karena laga pembuka kerap menentukan arah perjalanan seorang pemain di turnamen besar. Satu kesalahan kecil bisa berakibat panjang, sementara satu start yang rapi bisa membuka jalan lebih lebar.

    Ujian Mental Sejak Babak Pertama

    Dengan lawan yang pernah menjatuhkannya di venue yang sama, Ginting akan diuji bukan hanya dari sisi teknik, tetapi juga dari cara ia mengelola tekanan. Pertandingan ini bisa menjadi ukuran seberapa jauh ia mampu memisahkan masa lalu dari momen yang sedang dihadapi. Di Paris, Ginting tidak sekadar berburu kemenangan, tetapi juga mencoba memastikan bahwa cerita lama tidak kembali mengganggu langkahnya di BWF World Championships 2025.

    Source link

    Berita Terbaru

    Related articles