More

    ElevenLabs Rilis AI Pembuat Musik Legal untuk YouTube dan Iklan

    ElevenLabs mengambil langkah baru yang bisa mengubah cara musik dipakai di era kecerdasan buatan. Perusahaan teknologi suara itu resmi menjalin kerja sama dengan Merlin Network dan Kobalt Music Group agar model AI miliknya bisa dilatih secara legal menggunakan materi musik yang telah mendapat izin. Langkah ini menjadi sorotan karena selama ini persoalan hak cipta kerap menjadi batu sandungan dalam pengembangan AI, terutama saat teknologi tersebut bersinggungan dengan karya kreatif.

    Model AI Dilatih Lewat Jalur Resmi

    Melalui kesepakatan ini, ElevenLabs tidak lagi bergantung pada pendekatan abu-abu dalam pemanfaatan karya musik. Alih-alih memicu konflik hukum, perusahaan memilih jalur lisensi yang memberi ruang bagi para pemilik hak untuk menyetujui penggunaan karya mereka secara sukarela. Skema ini dinilai lebih aman sekaligus membuka jalan bagi pengembangan produk AI yang lebih bertanggung jawab.

    Merlin Network dikenal mewakili sejumlah nama besar seperti Adele, Nirvana, dan Mitski. Sementara itu, Kobalt Music Group menaungi katalog musisi dan pencipta lagu seperti Max Martin, Paul McCartney, dan The Weeknd. Kehadiran dua platform penerbitan musik digital itu membuat ElevenLabs memiliki akses ke basis karya yang luas untuk pengembangan teknologi mereka.

    Musisi Tetap Dapat Kompensasi

    Meski para musisi harus menyetujui penggunaan musik dan materi mereka lewat perjanjian lisensi, kerja sama ini tetap dipandang sebagai kemajuan. Setidaknya, ada mekanisme kompensasi yang jelas, berbeda dengan situasi ketika karya dipakai tanpa kejelasan imbalan. Dengan begitu, pengembangan AI tidak hanya menguntungkan perusahaan teknologi, tetapi juga memberi nilai ekonomi bagi para pemilik karya.

    Peluang Baru di Pasar AI

    Kolaborasi ElevenLabs dengan Merlin dan Kobalt juga membuka kemungkinan hadirnya sumber pendapatan baru bagi musisi. Di tengah meningkatnya kebutuhan konten untuk YouTube, iklan, dan berbagai platform digital, model lisensi semacam ini berpotensi menjadi jembatan antara industri kreatif dan teknologi. Jika pola kerja sama seperti ini terus berkembang, AI bukan hanya menjadi alat produksi baru, tetapi juga pasar baru bagi royalti dan hak cipta.

    Source link

    Berita Terbaru

    Related articles