More

    Update Terbaru: Daftar HP Samsung One UI 8 Beta Minggu Ini

    Samsung kembali menjadi bahan pembicaraan setelah laporan terbaru menyebut akses Unlock Bootloader pada sejumlah ponsel flagship terbarunya mulai dibatasi. Kabar ini langsung menarik perhatian pengguna yang biasa melakukan kustomisasi sistem, karena opsi yang selama ini dianggap lumrah kini disebut tidak lagi mudah ditemukan pada beberapa perangkat tertentu.

    OEM Unlocking disebut dikunci di lini flagship terbaru

    Berdasarkan penelusuran tim XDA Developers, opsi OEM Unlocking pada Galaxy S25 Ultra, Galaxy Z Fold7, dan Galaxy Z Flip7 dilaporkan sudah dikunci. Dalam pemeriksaan mereka, ditemukan jejak kode firmware androidboot.other.locked=1, yang mengarah pada pembatasan akses pembuka bootloader dari sisi sistem. Dengan kondisi itu, menu yang biasanya tersedia secara default disebut disembunyikan oleh Samsung.

    Dampaknya tidak merata di semua pasar

    Laporan yang beredar juga menyebut pembatasan ini tidak berlaku sama di setiap wilayah. Beberapa pasar yang sebelumnya masih mendapat izin akses OEM Unlocking, termasuk Amerika Serikat dan Afrika Timur, disebut ikut terdampak. Namun, sampai saat ini belum ada kepastian apakah kebijakan tersebut akan diperluas ke lini smartphone Samsung berikutnya atau tetap dibatasi pada perangkat tertentu saja.

    Keamanan jadi alasan utama, komunitas pengguna ikut terdorong ke sudut

    Langkah ini diduga berkaitan dengan upaya Samsung memperkuat keamanan perangkat dan menekan risiko kebocoran data yang bisa muncul akibat modifikasi ROM tidak resmi. Di sisi lain, kebijakan tersebut jelas menimbulkan kekecewaan di kalangan pengguna yang gemar mengoprek perangkat, karena ruang untuk melakukan eksperimen dan kustomisasi makin sempit.

    Di tengah polemik itu, Samsung tetap disebut menyiapkan rilis stabil One UI 8 pada pertengahan hingga akhir September 2025. Situasi ini membuat sebagian pengguna masih menaruh harapan bahwa opsi OEM Unlocking bisa kembali tersedia di versi stabil nanti, meski hingga kini belum ada pernyataan resmi yang memastikan perubahan kebijakan tersebut.

    Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.

    Berita Terbaru

    Related articles