Jakarta — Dukungan PDIP terhadap pemerintahan Prabowo Subianto tidak lantas berarti partai berlambang banteng itu akan diam. Di tengah situasi politik yang menuntut stabilitas, Megawati Soekarnoputri menekankan bahwa keberpihakan kepada pemerintah harus tetap dibarengi keberanian menjaga suara rakyat. Pesan itu disampaikan melalui Ketua DPP PDIP, Deddy Yevri Sitorus, yang menyebut Megawati meminta seluruh kader mengawal kebijakan prorakyat dan ikut menjaga kondisi negara tetap stabil.
Dukungan yang Tetap Harus Kritis
Megawati, menurut Deddy Yevri Sitorus, menegaskan bahwa PDIP mendukung setiap langkah positif pemerintah yang bertujuan menjaga negara, bangsa, dan masyarakat, terutama dalam situasi yang serba sulit seperti sekarang. Namun, dukungan itu tidak dimaknai sebagai persetujuan tanpa batas. Partai diminta tetap hadir dengan gagasan konkret, terhubung dengan rakyat, dan mendampingi jalannya pemerintahan agar tetap berada di jalur yang benar.
Di titik ini, PDIP ingin menunjukkan posisi yang khas: mendukung pemerintahan, tetapi tetap menjaga jarak kritis saat diperlukan. Sikap tersebut menjadi penting agar dukungan politik tidak berubah menjadi kepatuhan buta.
Soliditas Internal Jadi Penekanan
Selain soal arah politik, Megawati juga menyoroti pentingnya soliditas internal partai. Menurut pesan yang disampaikan Deddy Yevri Sitorus, PDIP harus tetap solid secara organisasi dan memiliki frekuensi yang sama dalam membaca situasi politik. Bagi Megawati, partai politik merupakan tiang utama pemerintahan, sehingga kekuatannya hanya bisa terjaga jika kader bergerak dalam satu irama dan menjalankan fungsi secara konstruktif.
Penekanan ini memperlihatkan bahwa PDIP tidak hanya sedang mengatur posisi terhadap pemerintah, tetapi juga merapikan barisan di dalam tubuh partai sendiri. Dalam pandangan Megawati, partai yang kuat bukan sekadar partai yang mendukung, melainkan partai yang mampu memberi arah dan koreksi ketika dibutuhkan.
Puan Maharani Tegaskan Kritik Tetap Jalan
Selaras dengan sikap Ketua Umum, Puan Maharani juga menegaskan bahwa PDIP tetap akan menyuarakan kritik dengan tegas meski mendukung pemerintahan Prabowo Subianto. Bagi Puan, keberanian untuk meluruskan jika ada kelengahan justru menjadi bagian dari tanggung jawab politik partai.
Dengan posisi itu, PDIP tampaknya ingin menempatkan diri bukan sebagai penonton, melainkan sebagai kekuatan yang ikut mengawal arah pemerintahan. Dukungan diberikan, tetapi koreksi tetap disiapkan bila kebijakan mulai menjauh dari kepentingan rakyat. Selengkapnya bisa dibaca di sumber berita terkait.


