More

    Wilfrida Names Child ‘Merah Prima Bowo’ to Honor Prabowo

    Wilfrida Soik menamai bayinya Merah Prima Bowo sebagai bentuk terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto, sosok yang dianggapnya berjasa besar dalam menyelamatkan hidupnya. Mantan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), itu mengaku kini bisa kembali menjalani hidup normal bersama keluarga di tanah air setelah melewati masa-masa paling kelam dalam hidupnya.

    Nama bayi sebagai simbol rasa syukur

    Dalam wawancara yang diunggah di akun Instagram resmi @abdulkadirkarding pada Jumat (8 Agustus), Wilfrida menyampaikan kebahagiaannya karena akhirnya bisa hidup tenang di Indonesia. Ia menyebut Prabowo sebagai “malaikat penolong” ketika tak ada pihak lain yang datang membantu saat dirinya terjerat kasus berat di Malaysia.

    Menteri Karding menjelaskan bahwa nama Merah Prima Bowo dipilih Wilfrida bukan tanpa alasan. Nama itu, menurut dia, menjadi cara Wilfrida menunjukkan penghargaan yang mendalam dan abadi kepada Prabowo Subianto atas bantuan yang pernah diberikan kepadanya.

    Perjalanan kasus yang berujung bebas dari hukuman mati

    Wilfrida bekerja di Malaysia pada 2010 ketika ia membunuh majikannya dalam tindakan pembelaan diri setelah mengalami pelecehan. Ia kemudian ditangkap polisi, dan persidangannya dimulai pada 2013. Dalam proses hukum itu, ia sempat dijatuhi hukuman mati setelah dinyatakan bersalah atas pembunuhan.

    Namun, Prabowo turun langsung dalam kasus tersebut. Ia menghadiri persidangan Wilfrida di Malaysia dan juga menyewa pengacara ternama Malaysia, Tan Sri Mohd. Shafee, untuk membela Wilfrida. Upaya itu akhirnya membuahkan hasil, dan pada 2015 Wilfrida terbebas dari hukuman mati.

    Hidup baru setelah vonis berat

    Bagi Wilfrida, kelahiran anak dengan nama yang sarat makna itu seolah menandai lembaran baru setelah bertahun-tahun hidup di bawah bayang-bayang tragedi. Kisahnya bukan hanya soal pembebasan dari hukuman mati, tetapi juga tentang bagaimana sebuah tindakan pertolongan di masa lalu terus membekas hingga kini, bahkan diteruskan lewat nama anaknya.

    Berita Terbaru

    Related articles