Megawati: Pesan Tegas untuk Hindari Politik Kekuasaan dan Kekayaan
Megawati menegaskan bahwa arah konsolidasi PDIP ke depan tidak boleh melenceng dari kerja kerakyatan dan pembumian ideologi. Bagi Presiden ke-5 RI itu, partai tidak cukup hanya terlihat kuat di permukaan lewat pencitraan atau gaya politik populis. Yang jauh lebih penting, kata dia, adalah memastikan akar perjuangan tetap menyatu dengan rakyat.
Konsolidasi Harus Bertumpu pada Ideologi
Dalam pandangannya, PDIP sebagai partai ideologis hanya bisa bertahan jika para kader memiliki militansi yang jelas, memegang disiplin organisasi, dan tidak menjauh dari garis perjuangan partai. Megawati menekankan bahwa kekuatan partai tidak lahir dari manuver sesaat, melainkan dari konsistensi membumikan ideologi dalam kerja nyata di tengah masyarakat.
Pesan itu sekaligus menegaskan bahwa konsolidasi internal bukan sekadar urusan struktur dan jabatan. Lebih dari itu, PDIP dituntut menjaga keteguhan sikap politik agar tidak kehilangan identitas di tengah perubahan situasi politik nasional.
Jangan Tergoda Politik Kekuasaan
Pernyataan Megawati juga dibaca sebagai peringatan agar PDIP tidak terjebak pada politik kekuasaan dan kekayaan. Arah partai, menurutnya, harus tetap berpihak pada rakyat kecil dan mempertahankan identitas banteng sebagai kekuatan politik yang punya pijakan ideologis yang kuat.
Dengan fondasi itu, PDIP diharapkan tetap solid menghadapi dinamika politik yang terus bergerak. Megawati tampak ingin menegaskan bahwa daya tahan partai bukan ditentukan oleh gemerlap kekuasaan, melainkan oleh kedekatan dengan rakyat dan keteguhan menjaga garis perjuangan.
Source link


