More

    Daur Ulang Sampah Rokok Menjadi Aspal Tahan Retak: Inovasi Ilmuwan

    Puntung rokok kerap dipandang sebagai limbah kecil yang dampaknya besar: sulit terurai, mudah tercecer, dan sering berakhir mencemari kota, hutan, hingga perairan. Di tengah persoalan itu, tim ilmuwan dari Spanyol dan Italia justru menemukan cara memanfaatkan sisa rokok sebagai bahan yang berguna bagi pembangunan jalan.

    Filter Rokok Diolah Jadi Bahan Campuran Aspal

    Penelitian yang melibatkan University of Granada di Spanyol dan University of Bologna di Italia menghasilkan aspal daur ulang yang disebut lebih kuat dan lebih lentur. Kuncinya ada pada puntung rokok bekas, tepatnya bagian filter yang masih mengandung selulosa dan plastik PLA. Kedua material tersebut kemudian diolah menjadi pelet khusus sebelum dicampurkan ke dalam aspal.

    Hasilnya, campuran ini dinilai mampu meningkatkan ketahanan aspal terhadap retak. Bagi infrastruktur jalan, temuan semacam ini penting karena keretakan kerap menjadi awal kerusakan yang lebih besar dan membutuhkan biaya perbaikan tinggi.

    Tak Hanya Lebih Tahan, Tapi Juga Lebih Efisien

    Selain soal kekuatan, inovasi ini juga menawarkan keuntungan lain dalam proses produksi. Aspal berbasis limbah rokok tersebut dapat dibuat pada suhu yang lebih rendah, sehingga berpotensi menekan konsumsi energi dan emisi. Dengan begitu, manfaatnya tidak berhenti pada pengurangan sampah, tetapi juga menyentuh sisi efisiensi industri konstruksi.

    Temuan ini dipublikasikan dalam jurnal Construction and Building Materials dan memperlihatkan bahwa limbah yang selama ini dipandang beracun ternyata masih bisa diolah menjadi material bernilai. Di saat puntung rokok terus menjadi masalah lingkungan global, pendekatan seperti ini memberi arah baru: bukan sekadar membuang sampah, melainkan mengubahnya menjadi bagian dari solusi.

    Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.

    Berita Terbaru

    Related articles