PT Jetour Motor Indonesia (JMI) mendekatkan Jetour T2 sebagai fokus utama dalam Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025. Jetour T2 tidak hanya diperkenalkan di pasar Indonesia, tetapi juga merayakan debut global pertamanya sebagai versi setir kanan. Mobil ini menonjol dengan desain boxy yang khas SUV petualang, menarik perhatian dengan bodi yang kokoh dan berotot. Kombinasi desain mobil offroad klasik dan sentuhan modern membuat Jetour T2 cocok untuk petualangan di alam terbuka maupun di tengah keramaian kota.
Bagian depan mobil dilengkapi dengan gril besar yang memancarkan tampilan kuat, serta lampu utama berdesain kotak yang sederhana namun kokoh. Lampu LED dengan Daytime Running Light (DRL) disematkan di empat sisi mobil, menyediakan pencahayaan hingga 200 meter dengan lebar sekitar 38 meter. Sisi samping mobil menampilkan garis bodi lurus yang menegaskan bentuk kotaknya, menciptakan gaya rugged khas SUV yang tangguh.
Dengan dimensi yang besar, Jetour T2 memiliki ukuran panjang 4.785 mm, lebar 2.006 mm, tinggi 1.880 mm, dan jarak sumbu roda 2.800 mm, membuatnya terasa proporsional sebagai SUV kelas menengah-atas. Bagian belakang mobil juga menarik dengan lampu belakang lurus yang terhubung dengan pintu bagasi, menciptakan tampilan modern namun tetap sporty. Meskipun memiliki tampilan gagah, Jetour T2 tetap memperhatikan efisiensi dengan menggunakan bahan ringan yang hemat bahan bakar.
Jetour T2 menegaskan komitmen terhadap pasar Asia Tenggara dengan memilih Indonesia sebagai negara pertama untuk memperkenalkan versi setir kanan mobil ini. Dengan filosofi Travel+ yang diusung Jetour, mobil ini dirancang untuk memberikan kebebasan eksplorasi sejati di setiap perjalanan. Moch Ranggy Radiansyah, Marketing Director JMI, menyatakan bahwa Jetour T2 adalah hasil manifestasi dari filosofi Travel+ yang sudah menjadi ciri khas merek Jetour.


