Beberapa Badan Usaha Penyedia Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia telah menyesuaikan harga BBM pada awal Juli 2025, seiring dengan upaya serupa yang dilakukan oleh Malaysia. Di Malaysia, harga BBM jenis RON 95 yang disubsidi mengalami penurunan, dari MYR 2,05 menjadi MYR 1,99 per liter. Kebijakan penyesuaian ini diumumkan dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan pada 31 Agustus 2025.
Di sisi lain, di Indonesia, perusahaan seperti Pertamina, Shell Indonesia, BP-AKR, dan Vivo Energy Indonesia menaikkan harga jual BBM non-subsidi mulai 1 Juli 2025. Sebagai contoh, daftar harga BBM di DKI Jakarta pada tanggal tersebut adalah sebagai berikut: Solar Subsidi seharga Rp 6.800 per liter, Pertalite Rp 10.000 per liter, Pertamax Rp 12.500 per liter, dan sebagainya.
Untuk perbandingan dengan harga BBM di negara Asia Tenggara, Malaysia menawarkan harga yang lebih murah. Rata-rata harga bahan bakar di Malaysia adalah US$ 0,484 per liter untuk bensin dan US$ 0,680 per liter untuk diesel. Di sisi lain, harga BBM di negara lain seperti Singapura, Filipina, Thailand, Vietnam, dan Laos memiliki variasi dan kisaran harga yang berbeda.
Demikianlah perkembangan terkini terkait harga BBM di Indonesia dan negara tetangga, yang harus dipantau dengan cermat oleh masyarakat untuk penyesuaian keuangan sehari-hari.


