Mengapa motor MotoGP tidak ada spion? Alasannya menarik untuk diketahui oleh banyak orang, terutama para penggemar balap motor. MotoGP dikenal sebagai salah satu ajang balap paling bergengsi yang selalu dinantikan aksi dari pembalap seperti Marc Marquez. Namun, ada sesuatu yang unik mengenai motor MotoGP, yaitu ketiadaan spion yang biasanya terdapat pada motor konvensional di bagian depan, baik di sisi kiri maupun kanan.
Menilik lebih dalam, alasan di balik ketiadaan spion pada motor MotoGP sebenarnya lebih terkait dengan faktor keselamatan. Risiko dapat muncul jika spion dipasang pada motor balap seperti MotoGP. Kehadiran kaca spion dianggap dapat menimbulkan masalah saat pembalap melakukan kontak satu sama lain. Apabila terjadi tabrakan dan motor rusak, serpihan kaca spion yang tersebar di lintasan balap dapat membahayakan pembalap lainnya. Hal ini disebabkan karena ada kemungkinan bagian lain dari motor, seperti winglet aerodinamis, juga dapat terlepas akibat gesekan antarpembalap.
Sebagai hasilnya, aturan dan desain motor MotoGP dirancang tanpa spion demi alasan keselamatan bagi para pembalap. Seperti yang dikutip dari laman resmi MotoGP, keputusan menghilangkan spion ini juga terkait dengan upaya untuk meminimalkan potensi cedera dan risiko kecelakaan di lintasan. Sehingga, walaupun terlihat berbeda dari motor konvensional, motor MotoGP tetap menjadi daya tarik tersendiri bagi penikmat balap motor di seluruh dunia.


