Wuling mengumumkan bahwa BinguoEV dengan jarak tempuh maksimal 410 km kini tidak lagi tersedia setelah versi terbarunya diluncurkan. Versi terbaru mobil hatchback listrik ini baru saja diperkenalkan dalam perayaan ulang tahun ke-8 Wuling di Indonesia. Peluncuran resmi dilakukan di pabrik Wuling di Cikarang, Jawa Barat. New Wuling BinguoEV mengalami penyegaran dalam bagian eksterior dan interior, namun tidak termasuk varian BinguoEV Premium Range dengan jarak tempuh 410 km. Wuling telah memutuskan untuk hanya menawarkan BinguoEV dengan jarak tempuh sekitar 300 km, mengurangi satu varian dari tiga pilihan varian sebelumnya.
Alasan di balik keputusan Wuling untuk menghentikan penjualan BinguoEV dengan jarak tempuh 410 km adalah karena permintaan konsumen cenderung lebih tertarik pada varian dengan jarak tempuh 333 km. Ricky Christian, Marketing Operation Director Wuling Motors, menyatakan bahwa berdasarkan survei yang dilakukan, mayoritas konsumen menganggap jangkauan 333 km sudah mencukupi kebutuhan mereka. Selain itu, Alfonsus Marvel, Product Planning Wuling Motors, menambahkan bahwa seiring dengan perkembangan pasar mobil listrik di Indonesia, Wuling kini lebih memahami kebutuhan konsumen dan menyediakan varian sesuai dengan permintaan pasar.
New Wuling BinguoEV kini hanya tersedia dalam dua varian, yaitu Lite dan Pro, dengan harga mulai dari Rp279 jutaan hingga Rp317 jutaan. Kedua varian dilengkapi dengan baterai LFP berkapasitas 31,9 kWh, motor listrik bertenaga 50kW, torsi 150 Nm, dan port pengisian cepat model CCS2. Pengisian daya baterai dapat dilakukan dari 30 persen hingga 80 persen dalam waktu 35 menit. Varian ini juga memiliki pilihan warna eksterior yang beragam, seperti Lemon Yellow, Avocado Green, Milk Tea, dan Galaxy Blue. Warna eksklusif seperti Starry Black untuk varian Lite dan Tungsten Steel Grey untuk varian Pro juga tersedia. Dengan berbagai perubahan ini, Wuling berharap New BinguoEV dapat terus memenuhi kebutuhan konsumen dalam menghadapi perkembangan pasar mobil listrik di Indonesia.


