Studi terbaru oleh METR menemukan bahwa penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam pengembangan perangkat lunak dapat memperlambat waktu penyelesaian tugas hingga 19 persen. Hal ini mengejutkan beberapa peneliti, termasuk Joel Becker dan Nate Rush, yang menemukan bahwa meskipun AI memberikan saran, seringkali saran tersebut tidak sesuai dengan kebutuhan dan harus dikoreksi ulang. Hal ini bertentangan dengan asumsi umum bahwa AI selalu dapat meningkatkan produktivitas engineer. Penelitian ini menjadi sorotan karena menunjukkan bahwa penggunaan AI tidak selalu sesuai untuk setiap situasi. Studi tersebut menyoroti bahwa developer yang sudah sangat mengenal kode yang sedang mereka kerjakan justru lebih lambat ketika menggunakan AI karena harus meninjau dan memperbaiki saran yang diberikan, yang pada akhirnya memakan lebih banyak waktu daripada menulis kode langsung.hasil studi METR ini memicu pertanyaan tentang efektivitas AI dalam pengembangan perangkat lunak, mengingat banyak investasi besar yang saat ini dilakukan dalam pengembangan tools AI untuk membantu developer.


