Sahroni DPR Minta Polisi Tindak Dugaan Premanisme di Koja
Anggota DPR Sahroni menyoroti dugaan praktik premanisme yang dinilai meresahkan pelaku usaha dan warga di Koja. Ia menegaskan, kenyamanan lingkungan tidak boleh dikorbankan hanya karena ada pihak-pihak yang bertindak semena-mena. Menurutnya, aparat kepolisian perlu memberi perhatian serius agar kejadian serupa tidak terus berulang dan menekan rasa aman masyarakat.
Perlindungan untuk Pelaku Usaha dan Warga
Sahroni menekankan pentingnya perlindungan terhadap pelaku usaha, termasuk UMKM, yang kerap menjadi pihak paling rentan saat berhadapan dengan gangguan di lapangan. Ia juga menyebut masyarakat yang ingin menjaga ketertiban lingkungan berhak mendapatkan dukungan penuh dari aparat. Dalam pandangannya, situasi seperti ini tidak bisa dibiarkan karena berdampak langsung pada aktivitas ekonomi dan kenyamanan publik.
Polisi Diminta Tindak Lanjuti Setiap Laporan
Sahroni mengatakan, kejadian semacam ini sebenarnya bukan hal baru, hanya saja tidak semuanya sampai viral di media sosial. Karena itu, ia meminta polisi tidak menunggu kasus membesar baru bergerak. Setiap laporan dari pelaku UMKM maupun konsumen terkait pengamen yang meresahkan harus diselidiki secara serius. Ia menegaskan, tindakan yang tepat harus segera diambil untuk menghentikan perilaku tersebut dan mencegahnya terulang kembali di kemudian hari.
Tak Boleh Dianggap Sepele
Bagi Sahroni, persoalan ini bukan sekadar gangguan kecil, melainkan bentuk tekanan yang bisa mengganggu rasa aman warga. Ia menilai, jika dibiarkan, pola seperti ini akan terus terbentuk dan makin sulit dikendalikan. Karena itu, penanganan tegas dari kepolisian menjadi kunci agar masyarakat dan pelaku usaha bisa beraktivitas tanpa rasa takut.
Source link


