Peningkatan penggunaan Agen AI pada browser seperti Chrome dan Microsoft Edge menimbulkan peringatan serius terkait keamanan. Sebuah firma keamanan siber, SquareX, menyampaikan bahwa 79 persen organisasi kini menggunakan agen AI pada browser, yang dapat membahayakan pengguna dengan potensi serangan siber. SquareX menyoroti bahwa karyawan dalam organisasi rentan terhadap ancaman keamanan ini. Agen AI pada browser melakukan tugas secara otomatis tanpa sepenuhnya memahami implikasi keamanannya, meningkatkan risiko keamanan siber terutama bagi pengguna Chrome yang jumlahnya besar. Paus Leo XIV bahkan menyebut kecerdasan buatan manusia sebagai salah satu permasalahan kritis yang dihadapi manusia saat ini. Bahaya penggunaan agen AI pada browser adalah fakta bahwa mereka dapat melakukan tugas tanpa pemahaman yang cukup tentang konsekuensi keamanannya, yang dapat membahayakan pengguna secara tidak disadari.


