Herry IP Dorong Aaron Chia dan Soh Wooi Yik Kejar Peringkat 1 Dunia Jelang BWF World Championships 2025
Target besar langsung dipasang Herry Iman Pierngadi alias Herry IP untuk pasangan ganda putra Malaysia, Aaron Chia dan Soh Wooi Yik. Sang pelatih tak menutupi ambisinya: ia ingin duo andalannya naik ke peringkat 1 dunia BWF sebelum turun di BWF World Championships 2025. Bagi Herry, posisi teratas bukan cuma soal prestise, tetapi juga bisa memberi keuntungan nyata saat undian dan penempatan unggulan di turnamen besar.
Selisih tipis di puncak ranking
Persaingan di papan atas ranking dunia saat ini berlangsung sangat rapat. Chia/Soh menempati posisi kedua dunia dan hanya terpaut tipis dari pasangan sesama Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, yang masih bertahan di posisi teratas. Dengan selisih poin yang tidak jauh, perubahan kecil dari satu turnamen ke turnamen berikutnya bisa langsung menggeser komposisi klasemen.
Herry menilai posisi kedua sudah cukup baik untuk kebutuhan seeding di Kejuaraan Dunia. Namun, ia tidak ingin berhenti di sana. Menurutnya, menjadi nomor satu dunia adalah bentuk pengakuan atas konsistensi dan kualitas permainan yang terus terjaga di level elite.
Japan Open dan China Open jadi penentu
Harapan Herry bertumpu pada dua ajang penting yang segera menanti, yakni Japan Open 2025 dan China Open 2025. Kedua turnamen itu disebut akan sangat menentukan peluang Aaron Chia dan Soh Wooi Yik untuk merebut posisi puncak sebelum BWF World Championships 2025 dimulai.
Meski begitu, Herry menegaskan bahwa fokus utama tim bukan hanya mengejar angka di ranking. Yang lebih penting adalah memastikan para pemain tampil dengan kesiapan penuh di setiap laga. Persiapan teknis, fisik, dan mental harus berjalan seimbang agar mereka tetap kompetitif saat menghadapi lawan-lawan terbaik dunia.
Konsistensi tetap jadi ukuran utama
Dalam pandangan Herry, ranking memang punya nilai strategis, tetapi tidak boleh mengalahkan proses pembentukan performa. Ia ingin Chia/Soh tetap tajam, terutama ketika tekanan meningkat menjelang turnamen besar. Karena itu, setiap pertandingan diperlakukan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas permainan sekaligus menguji daya tahan mental pasangan Malaysia tersebut.
Dengan selisih poin yang masih tipis dan jadwal turnamen yang belum habis, peluang untuk naik ke puncak masih terbuka. Kini, perhatian tertuju pada apakah Aaron Chia dan Soh Wooi Yik bisa menjawab dorongan Herry IP dengan hasil yang benar-benar menentukan di lapangan.
Source link


