Jakarta — Presiden Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan Prancis berada dalam posisi yang sangat kuat, namun masih menyimpan banyak ruang untuk berkembang. Saat menyambut kedatangan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Merdeka, Jakarta, Prabowo menekankan bahwa kedua negara perlu mulai membaca peluang baru yang bisa memberi manfaat langsung bagi kepentingan bersama.
Prabowo Soroti Peluang Baru dalam Kemitraan Indonesia-Prancis
Dalam pertemuan itu, Prabowo menyampaikan bahwa kemitraan Jakarta dan Paris bukan sekadar hubungan diplomatik biasa. Menurutnya, kerja sama yang terus tumbuh harus diikuti dengan keberanian untuk menjelajahi bidang-bidang baru yang belum digarap maksimal. Ia menilai, semakin erat hubungan kedua negara, semakin besar pula potensi yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan nasional masing-masing.
Prabowo juga menyampaikan ucapan selamat atas pertemuan tersebut dan menyebut kunjungan Macron sebagai kehormatan besar bagi Indonesia. Ia menilai momentum ini penting karena dunia saat ini sedang menghadapi situasi geopolitik dan ekonomi yang tidak menentu.
Di Tengah Ketidakpastian Global, Indonesia dan Prancis Dinilai Bisa Beri Kontribusi
Prabowo menegaskan bahwa Indonesia dan Prancis memiliki peran yang dapat membantu menjaga stabilitas, baik di level geopolitik maupun ekonomi global. Dalam pandangannya, kerja sama dua negara ini tidak hanya relevan untuk hubungan bilateral, tetapi juga bisa memberi dampak positif yang lebih luas di tengah ketegangan dan perubahan yang terjadi di dunia internasional.
Ia menyambut baik dialog yang terbangun di antara kedua pemimpin, karena menurutnya komunikasi seperti ini penting untuk memastikan hubungan tetap solid dan produktif. Prabowo menekankan bahwa dalam situasi global yang penuh ketidakpastian, kemitraan yang kuat justru menjadi aset penting.
75 Tahun Hubungan Diplomatik Jadi Penanda Kedekatan
Tahun ini, Indonesia dan Prancis memperingati 75 tahun hubungan diplomatik. Selama lebih dari satu dekade terakhir, kedua negara juga telah membangun kemitraan strategis yang bertumpu pada saling menghormati dan nilai-nilai bersama, termasuk kedaulatan, kemerdekaan, hak asasi manusia, dan demokrasi.
Prabowo menegaskan bahwa fondasi inilah yang harus dijaga agar hubungan Indonesia-Prancis tetap kokoh di tengah dinamika dunia yang terus berubah. Bagi Prabowo, menjaga kedekatan itu bukan hanya soal diplomasi, tetapi juga soal memastikan kerja sama kedua negara terus memberi hasil nyata bagi kepentingan bersama.
Source link


