Jed McCaleb, nama yang selama ini lekat dengan dunia kripto lewat Mt. Gox, XRP, dan Stellar, kini mengalihkan perhatian ke proyek yang jauh lebih mahal dan ambisius: membangun stasiun luar angkasa komersial pertama bernama Haven-1. Melalui perusahaannya, Vast Space, McCaleb disebut telah menggelontorkan sebagian besar kekayaannya untuk mewujudkan proyek tersebut, dengan target peluncuran pada Mei 2026.
Taruhan Besar di Tengah Persaingan Ketat
Langkah ini bukan sekadar ekspansi bisnis biasa. Vast Space tengah membidik peluang besar untuk menjadi salah satu penerus Stasiun Luar Angkasa Internasional atau ISS, dan berharap bisa mengamankan kontrak dari NASA. Namun jalannya tidak mulus. Di tengah persaingan dengan nama-nama besar seperti Blue Origin dan Lockheed Martin, McCaleb mempertaruhkan sesuatu yang nilainya bisa mencapai USD 1 miliar jika proyek ini gagal.
Meski risikonya tinggi, peluang yang dibidik juga sepadan. Jika Haven-1 berhasil meluncur dan beroperasi sesuai rencana, Vast Space berpotensi ikut membentuk arah baru dalam desain hunian manusia di luar angkasa.
Didukung SpaceX dan Ambisi Gravitasi Buatan
Untuk mewujudkan Haven-1, Vast Space menggandeng SpaceX dalam sejumlah kebutuhan penting, mulai dari docking, koneksi internet, hingga transportasi astronot. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa proyek McCaleb tidak berdiri sendiri, melainkan bertumpu pada ekosistem antariksa yang sudah lebih dulu matang.
Tak berhenti di sana, Vast Space juga menyiapkan pengembangan teknologi gravitasi buatan. Tujuannya jelas: mengurangi risiko kesehatan yang kerap muncul dalam misi luar angkasa jangka panjang, terutama ketika manusia harus tinggal lebih lama di lingkungan tanpa gravitasi alami.
Dari Mt. Gox ke Misi Tinggal di Luar Bumi
Perjalanan McCaleb menuju proyek antariksa ini penuh liku. Sebelum mengalami kerugian besar akibat peretasan Mt. Gox pada 2014, ia sudah lebih dulu menjual sahamnya pada 2011 dan kemudian terlibat dalam Ripple serta Stellar, yang memberinya keuntungan dari XRP. Kini, arah langkahnya beralih total ke luar angkasa, dengan visi yang jauh melampaui bisnis teknologi biasa.
“Kesediaan McCaleb untuk mengorbankan sebanyak ini—baik dari segi uang, waktu, maupun risiko—memang tidak banyak dimiliki orang,” kata McCaleb, mengutip dari The Crypto Times. Pandangan itu sejalan dengan gagasan Elon Musk dari SpaceX bahwa manusia perlu memperluas kehidupan ke luar Bumi. Dengan Haven-1 yang dijadwalkan meluncur dalam dua tahun mendatang, McCaleb sedang menempatkan seluruh reputasi dan kekayaannya pada satu pertaruhan besar: apakah masa depan manusia benar-benar akan dimulai dari orbit.
Source link
Source link


