Huawei kembali mencuri perhatian pasar ponsel premium lewat peluncuran Huawei Mate XT, perangkat layar lipat tiga pertama di dunia yang resmi diperkenalkan di Kuala Lumpur, Malaysia. Kehadiran ponsel ini langsung menjadi sorotan di kanal Tekno Liputan6.com, terutama karena desainnya yang tidak biasa dan spesifikasinya yang ditujukan untuk kelas atas. Di tengah ramainya berita teknologi, peluncuran Mate XT menegaskan bahwa persaingan ponsel lipat kini tak lagi sekadar soal engsel, tetapi juga soal keberanian menghadirkan format baru.
Huawei Mate XT meluncur di Malaysia
Huawei merilis seri terbaru ini pada Selasa, 18 Februari 2025. Mate XT hadir sebagai smartphone layar lipat tiga pertama di dunia dengan ukuran layar 10,2 inci dan RAM 16GB. Perangkat ini dipasarkan mulai 3.499 Euro atau sekitar Rp 59 jutaan. Meski begitu, Huawei belum memastikan kapan ponsel ini akan masuk Indonesia, termasuk soal harga resminya di pasar Tanah Air. Dalam acara peluncuran di Malaysia, Huawei tetap memberi sejumlah penjelasan lanjutan terkait perangkat tersebut.
Desain tipis, baterai baru, dan pengisian cepat
Salah satu daya tarik utama Mate XT ada pada bodinya yang diklaim sebagai smartphone paling tipis di dunia. Huawei membekalinya dengan baterai berteknologi ultra-thin silicon anode yang mendukung pengisian daya 50W melalui Huawei Supercharge. Kombinasi ini membuat ponsel tersebut tidak hanya mengandalkan tampilan futuristis, tetapi juga menawarkan efisiensi daya yang lebih serius untuk penggunaan harian.
Dua pilihan warna dengan balutan vegan leather
Huawei Mate XT hadir dalam dua warna, merah dan hitam, dengan lapisan vegan leather yang memberi kesan premium. Bentuknya yang unik dan serbaguna membuat perangkat ini menonjol di antara ponsel lipat lain yang selama ini beredar. Selengkapnya dapat dibaca di Tekno Liputan6.com.


