More

    Prabowo Subianto dan Jokowi Kompak Naik Mobil Kepresidenan RI 1 ke Pelantikan DPR Terpilih

    Jakarta — Momen kebersamaan Presiden RI Joko Widodo dan Menteri Pertahanan sekaligus presiden terpilih periode 2024-2029, Prabowo Subianto, kembali menjadi sorotan saat keduanya tiba bersama di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (1/10). Keduanya kompak menumpangi mobil kepresidenan berpelat RI 1 untuk menghadiri Pelantikan Anggota DPR RI terpilih di Gedung Nusantara, DPR/MPR/DPD RI.

    Datang Sejalan Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasila

    Prabowo terlihat mendampingi Jokowi setelah keduanya lebih dulu menghadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang digelar pada 1 Oktober 2024 di Monumen Kesaktian Pancasila, Lubang Buaya, Jakarta Timur. Kehadiran mereka dalam satu rangkaian agenda menegaskan bahwa keduanya tetap tampil serasi di tengah transisi politik yang sedang berjalan.

    Setibanya di lokasi, Jokowi keluar dari pintu sebelah kiri mobil, sementara Prabowo turun dari sisi kanan. Keduanya sama-sama mengenakan jas formal: Jokowi dengan jas biru tua dan dasi merah, sedangkan Prabowo memakai jas hitam dengan dasi abu-abu bergaris putih. Penampilan itu dilengkapi peci hitam dan pin bendera merah putih di dada kiri.

    Disambut di Gedung Nusantara

    Setelah turun dari kendaraan, Jokowi dan Prabowo berjalan berdampingan menuju area penyambutan. Keduanya disambut Sekjen DPR RI Indra Iskandar, lalu saling berjabat tangan sambil tersenyum. Suasana yang tercipta terlihat hangat, terlebih karena kehadiran keduanya terjadi di momen penting menjelang pelantikan para wakil rakyat terpilih.

    Tak berhenti di situ, Jokowi dan Prabowo kemudian bergerak bersama ke selasar Gedung Nusantara untuk berfoto bersama Ketua KPU Afifuddin serta sejumlah calon anggota DPR, DPD, dan MPR. Setelah sesi foto, keduanya melanjutkan langkah menuju Gedung Kura-Kura secara bersama-sama.

    Simbol politik yang terbaca jelas

    Kebersamaan Jokowi dan Prabowo di hari pelantikan DPR terpilih menjadi perhatian karena memperlihatkan kesinambungan di level elite negara. Tanpa banyak pernyataan, gestur keduanya sudah cukup memberi pesan bahwa agenda kenegaraan tetap dijalankan dalam satu irama, setidaknya pada hari penting di Senayan itu.

    Berita Terbaru

    Related articles