LG kembali menarik perhatian pasar televisi premium di Indonesia lewat OLED evo C4, model yang sebelumnya lebih dulu unjuk gigi di Consumer Electronics Show (CES) Las Vegas, Amerika Serikat. Setelah tampil di panggung teknologi global, TV ini kini hadir di Pekan Raya Jakarta (PRJ) pada 12 Juni hingga 14 Juli 2024, membawa pesan yang jelas: persaingan televisi kelas atas tak lagi hanya soal desain, tetapi juga soal kecerdasan pemrosesan gambar dan suara.
Dibawa ke PRJ 2024, Bukan Sekadar Pajangan
Kehadiran LG OLED C4 di PRJ 2024 menegaskan strategi LG untuk mendekatkan inovasi yang lebih dulu dipamerkan di ajang internasional kepada konsumen Indonesia. Produk ini tampil sebagai salah satu andalan LG untuk 2024, dengan penekanan pada fleksibilitas ukuran layar dan peningkatan pengalaman menonton yang lebih personal.
Park Jae Il, Direktur Produk Home Entertainment LG Electronics Indonesia, menjelaskan bahwa LG OLED C4 menjadi salah satu model OLED LG 2024 dengan pilihan ukuran layar paling beragam. Menurut dia, hal ini memberi konsumen lebih banyak opsi untuk menyesuaikan kebutuhan ruang tanpa mengorbankan ciri khas panel OLED, yaitu tampilan tajam dan kontras yang kuat.
Panel OLED evo dan Dorongan AI
Di PRJ 2024, LG menempatkan OLED C4 sebagai perangkat yang menggabungkan panel OLED LG evo dengan pendekatan yang lebih cerdas. Panel tersebut diklaim mampu menghadirkan luminositas dan kecerahan lebih tinggi, sekaligus menampilkan detail yang lebih baik dibanding generasi sebelumnya.
Inti pembaruannya ada pada Prosesor AI α9 Gen7, prosesor pintar terbaru LG yang mengandalkan kecerdasan buatan untuk mengolah gambar dan suara. LG menyebut ada tiga peningkatan utama dibanding pendahulunya: performa AI naik 1,5 kali lipat, grafis 4,5 kali lipat, dan kecepatan pemrosesan 2,2 kali lipat. Angka-angka ini menjadi dasar LG untuk menonjolkan C4 sebagai TV yang bukan hanya canggih, tetapi juga lebih responsif dalam membaca kebutuhan pengguna.
Gambar Lebih Hidup, Audio Lebih Personal
Vincent Martana Wenas, Kepala Pemasaran Produk Home Entertainment LG Electronics Indonesia, menilai pemanfaatan AI yang lebih dalam membuat LG OLED evo C4 lebih fleksibel dalam menghadirkan pengalaman menonton. Ia menyebut televisi ini dirancang untuk menyajikan visual dan audio yang lebih personal sesuai kebutuhan pengguna.
AI Picture Pro Jadi Sorotan
Salah satu fitur yang paling disorot adalah AI Picture Pro. Dengan dukungan deep learning, fitur ini diklaim mampu memperkaya tampilan gambar lewat tekstur dan detail yang lebih dramatis. Wajah, objek, hingga latar belakang disebut tampil lebih hidup karena pemrosesan visual yang lebih cermat. Pada akhirnya, LG OLED evo C4 diposisikan bukan sekadar sebagai televisi dengan layar premium, melainkan perangkat yang mengandalkan presisi pemrosesan untuk membuat tontonan terasa lebih nyata dan adaptif.
Dengan membawa OLED C4 dari CES Las Vegas ke PRJ 2024, LG memperlihatkan arah pengembangan TV premiumnya: semakin bertumpu pada AI, semakin kaya pilihan ukuran layar, dan semakin fokus pada kualitas visual yang terasa langsung saat digunakan.


