Marc Marquez belum tentu langsung melompat ke tim pabrikan Ducati Lenovo pada MotoGP 2025, tetapi peluang itu mulai terbuka lebar. Menurut Jorge Lorenzo, ada dua modal utama yang harus dijaga The Baby Alien jika ingin benar-benar masuk radar tim utama: performa konsisten di lintasan dan hubungan yang baik dengan jajaran penting Ducati.
Debut Marquez di Ducati Jadi Sinyal Serius
Marc Marquez memilih meninggalkan Repsol Honda dan bergabung dengan Gresini Racing untuk MotoGP 2024. Keputusan itu ia ambil demi kembali merasakan motor yang kompetitif, sesuatu yang selama ini ia cari setelah masa-masa berat bersama Honda. Meski turun bersama tim independen, Marquez langsung menunjukkan bahwa adaptasinya berjalan cepat.
Buktinya terlihat pada MotoGP Qatar 2024, Senin, 11 Maret dini hari WIB, saat pembalap asal Spanyol itu finis di posisi keempat. Hasil tersebut terasa istimewa karena ia baru beberapa kali menunggangi Ducati Desmosedici GP, namun sudah mampu tampil kompetitif di barisan depan.
Pintu ke Tim Pabrikan Ducati Mulai Terbuka
Marquez bukan pembalap biasa. Dengan enam gelar juara dunia, nama besarnya tetap punya bobot dalam persaingan kursi tim pabrikan. Kesempatan untuk naik kelas ke Ducati Lenovo terbuka pada MotoGP 2025, terutama karena kontrak Enea Bastianini akan habis di akhir musim ini.
Manajer Tim Ducati Lenovo, Davide Tardozzi, bahkan disebut telah membuka pintu bagi Marquez untuk masuk daftar kandidat musim depan. Artinya, peluang itu bukan sekadar rumor, melainkan sudah masuk pembicaraan di internal Ducati bersama beberapa nama lain.
Jorge Lorenzo: Kunci Marquez Ada di Performa dan Relasi
Jorge Lorenzo menilai Marquez bisa menjadi kandidat kuat jika terus menunjukkan performa seperti pada balapan debutnya bersama Ducati. Namun, menurut mantan juara dunia itu, ada satu hal lain yang tak kalah penting: menjaga hubungan baik dengan Manajer Umum Ducati Corse, Gigi Dall’Igna.
Bagi Lorenzo, kedekatan dan komunikasi dengan Dall’Igna bisa menjadi faktor penentu. Dari luar, Ducati mungkin terlihat tidak terlalu menunjukkan antusiasme berlebihan terhadap Marquez, tetapi Lorenzo yakin Dall’Igna tetap mengincar pembalap terbaik untuk memperkuat timnya.
Dengan motor yang saat ini dianggap sebagai yang terbaik di grid, Ducati punya keleluasaan memilih duet pembalap untuk 2025 dan seterusnya. Karena itu, Marquez masih punya jalan, asalkan ia mampu menjaga tren positifnya saat melaju di seri berikutnya, MotoGP Portugal 2024.


